Saturday, 23 February 2013

Obat - obatan yang disyariatkan oleh Allah SWT dan Rosulullah SAW

Pada kesempatan kali ini saya mencoba sharing ke teman - teman tentang obat - obatan yang di anjurkan oleh agam islam.
Obat - obat tersebut adalah :
   
1. MADU

 Allah Ta'ala berfirman,

 "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya,
di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.  Sesungguhnya pada
yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi
orang-orang yang  memikirkan"(QS. An Nahl : 69)

  Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

  "Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu dalam pisau pembekam, meminumkan
madu, pengobatan dengan besi panas (kayy).  Dan aku melarang ummatku
melakukan pengobatan dengan besi panas" (HR. al Bukhari no. 5681)

Dalam sebuah riwayat lain disebutkan,

"Alaykum bisy syifaa-ayna al 'asali wal qur-aani" yang artinya "Hendaknya
kalian menggunakan dua macam obat, madu dan al Qur'an" (HR. Ibnu Majah dan
al Hakim dalam Shahih-nya, beliau berkata, Hadits ini shahih sesuai dengan
sistem periwayatan al Bukhari dan Muslim, dan disetujui oleh adz Dzahabi.
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu secara marfu')

Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah mengatakan, "Madu memiliki banyak khasiat.
Madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah,
dapat menetralisir kelembaban tubuh, baik dengan cara dikonsumsi atau
dioleskan, sangat bermanfaat untuk lanjut usia dan mereka memiliki keluhan
pada dahak atau yang metabolismenya cenderung lembab dan dingin" (Metode
Pengobatan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, hal. 42-43)

2.  HABBATUSSAUDA (JINTEN HITAM)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Sesungguhnya di dalam habbatus sauda (jinten hitam) terdapat penyembuh
bagi segala macam penyakit kecuali kematian" (HR. al Bukhari no. 5688 dan
Muslim no. 2215, ini lafazhnya Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu
'anhu)

Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah berkata : 'Jinten hitam memiliki banyak sekali
khasiat.  Arti sabda Nabi, "obat dari segala jenis penyakit", seperti
firman Allah, "Menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Rabb-nya",
yakni segala sesuatu yang bisa hancur.  Banyak lagi ungkapan-ungkapan
sejenis.  Jinten hitam memang berkkhasiat mengobati segala jenis penyakit
dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas  karena faktor
temporal' (Metode Pengobatan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, hal. 365)

3. AIR ZAM-ZAM

Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda,

  "Air zam-zam itu penuh berkah.  Ia makanan yang mengeyangkan (dan obat
bagi penyakit)" (HR. Muslim IV/1922, yang terdapat di dalam kurung adalah
menurut riwayat al Bazzar, al Baihaqi dan ath Thabari dan sanadnya shahih,
lihat Majma'uz Zawaa-id III/286)

Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menceritakan pengalamannya berkaitan dengan
cara menyembuhkan penyakitnya dengan air zam-zam yang dikombinasikan dengan
metode ruqyah dari al Qur'an ini,

  'Pada suatu ketika aku pernah jatuh sakit, tetapi aku tidak menemukan
seorang dokter atau obat penyembuh.  Lalu aku berusaha mengobati dan
menyembuhkan diriku dengan surat al Fatihah, maka aku melihat pengaruh yang
sangat menakjubkan.

Aku ambil segelas air zamzam dan membacakan padanya surat al Faatihah
berkali-kali, lalu aku meminumnya hingga aku mendapatkan kesembuhan.
Selanjutnya aku bersandar dengan cara tersebut dalam mengobati berbagai
penyakit dan aku merasakan manfaat yang sangat besar.

Kemudian aku beritahu kepada orang banyak yang mengeluhkan suatu penyakit
dan banyak dari mereka yang sembuh dengan cepat' (Zaadul Ma'aad IV/178 dan
al Jawaabul Kaafi hal. 23)


4. MINYAK ZAITUN

   Allah Ta'ala berfirman,

  ".. yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya,
(yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah Timur (sesuatu) dan tidak
pula di sebelah Barat" (QS. An Nur : 35)

  Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda,

  "Makanlah oleh kalian minyak (zaitun) dan poleskan dengannya, karena
sesungguhnya minyak (zaitun) itu dari pohon yang diberkahi" (HR. Ahmad
III/497, at Tirmidzi no. 1851 dan Ibnu Majah no. 3319, dishahihkan oleh
Syaikh al Albani dalam Shahiih at Tirmidzi II/166)

Reactions:

1 comments:

  1. Artikelnya menarik sekali, jinten hitam itu saat ini bisa diganti dengan Madu Asli kok

    ReplyDelete