Saturday, 24 November 2012

Menipis Ketakutan

"Untuk sukses,
 keinginan Anda untuk menjadi sukses
 harus lebih besar daripada
 ketakutan Anda terhadap kegagalan" - Bill Cosby

Dear Friend, Barangkali Anda tidak menyadari bahwa Anda sering merasa takut.
Takut kehilangan pekerjaan, takut pernikahan tidak bertahan,
takut anak Anda bergaul dengan orang yang salah.

 Ketakutan dan iman seperti tampak tidak sama,
tetapi keduanya mempunyai kesamaan. Keduanya
 minta kita untuk mempercayai sesuatu yang tidak
dapat kita lihat. Iman berkata: percayalah pada hal
 yang positif. Penyakit itu tidak bersifat permanen.

Hanya bersifat sementara.
Ketakutan berkata: percayalah pada hal yang negatif.
Bisnis sedang merosot, Anda akan jatuh.
 Jika setiap hari Anda memikirkan ketakutan-ketakutan
itu berulang kali, semua itu akan menjadi kenyataan.
Ketakutan ibarat kabut. Ia seperti menutupi keseluruhan jalan,
 tapi sebenarnya tidak. Ketakutan terasa besar.
 Ketakutan seperti mengintimidasi.
 Ia seakan memberitahu Anda: Anda tidak akan pernah sehat,
 anak Anda tidak akan pernah berubah,
keuangan Anda akan sulit. Nah, Teman, takala ketakutan datang,
 balas dan katakan pada ketakutan itu dengan gagah:
 "Kamu kedengaran mengagumkan. Kamu kelihatan kuat. 
Tetapi saya mengetahui yang sebenarnya! 
Tidak ada yang berarti dalam dirimu. Kamu kelihatan permanen, 
tetapi saya tahu kamu hanya sementara!
 Segala sesuatu dalam kehidupanku mungkin agak suram, 
tapi sebentar lagi kehidupanku akan bersinar"
 Anda barangkali belum melihat hari-hari yang lebih baik di masa depan,
 tetapi tak perlu buang energi untuk terus merasa khawatir.
 Hubungkanlah diri Anda dengan Tuhan, sumber kekuasaan tertinggi,
 dan gunakan energi itu untuk mempercayai hal-hal positif.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment