Sunday, 18 November 2012

MASALAH ETOS KERJA MANUSIA


MASALAH ETOS KERJA MANUSIA
Etos berasal dari bahasa yunani ethos yakni karakter, cara hidup, kebiasaan seseorang, motivasi atau tujuan moral seseorang serta pandangan dunia mereka, yakni gambaran, cara bertindak ataupun gagasan yang paling komprehensif mengenai tatanan. Dengan kata lain etos adalah aspek evaluatif sebagai sikap mendasar terhadap diri dan dunia mereka yang direfleksikan dalam kehidupannya. Sedangkan kata “kerja” berarti usaha untuk melalukan sesuatu dengan perencanaan dan tanggung jawab.
Etos kerja tidak bisa dilepaskan dari bekerja profesional diawali dengan Bismilllah dengan niat karena Allah (innamal amalu binniyat). Dalam konsep sederhana manajemen modern Etos Kerja harus sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen yaitu planning, organizing, staffing, directing dan controling. Dalam Islam di kenal dengan istilah ihsan. Ihsan berarti optimalisasi hasil kerja dengan jalan melakukan pekerjaan itu sebaik mungkin, bahkan sesempurna mungkin.
Rasulullah SAW menjadikan kerja sebagai aktualisasi keimanan dan ketakwaan. Rasul bekerja bukan untuk menumpuk kekayaan duniawi. Beliau bekerja untuk meraih keridaan Allah SWT. Bagi umat islam, rasullah SAW adalah tauladan yang utama, dan dalam masalah kerja, rasululah tidak hanya member petunjuk dan nasehat, tetapi juga mengamalkannya dan membuktikannya dengan bekerja. Berikut ini adalah tauladan dan pandangan atau etos kerja yang dilakukan Rasululah SAW yang patut kita tiru.
1.      Bekerja sampai tuntas
Pengertian bekerja dengan tuntas adalah bahwa bekerja tersebut dapat diselesaikan dengan hasil yang sangat memuaskan, proses kerjanya juga baik, input atau bahan baku yang digunakan  dalam bekerja juga efesien, dan semua dapat dilakukan apabila semua proses pekerjaan direncanakan dengan baik.
2.       Bekerja dengan ikhlas
Ukuran keberhasilan pekerjaan, tidak hanya kekayaan dan jabatan, tetapi juga memperhatikan cara bekerja dan menggunakan hasil kerja baik berupa kekayaan maupun jabatan dengan cara yang baik dan benar, tidak merugikan oranglain, tidak menghalalkan segala cara dan mengikuti aturan dan mencari ridho Allah SWT.
3.      Bekerja dengan jujur
Islam sangat mementingkan kejujuran dalam bekerja karena pekerjaan tersebut adalah amanah bagi setiap orang, dan setiap orang harus mempertanggungjawabkannya. Terkait dengan etos bekerja jujur,
4.      Berkerja menggunakan teknologi
Bekerja mengguanakan teknologi dapat di artikan dalam melakukan pekerjaan menggunakan benda/alat yang di kembangkan manusia untuk memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya. 
5.      Bekerja dengana kelompok
Bekerja dengan kelompok adalah kegiatan dalam rangka mencapai tujuan bersama sama dengan orang lain
6.      Bekerja keras sepenuh hati
Etos kerja bekerja keras dapat diartikan sebagai bekerja dengan penuh semangat atau penuh motivasi.manusia merupakan ciptaan Allah yang sempurna,manusia diberikan tubuh yang sempurna lengkap dengan inderanya serta kemampun berpikir.oleh sebab itu sudah selayknya umat islam memacu diri untuk berbuat yang terbaik dalam hidupnya, yang bermanfaat didunia dan bermakna diakhiirat nanti.
7.  Bekerja Sebagai  Bentuk Layanan
Rasululah SAW terkait dengan bekerja sebagai bentuk pelayanan menyampaikan sabdanya :“Rasululah SAW bersabda: tidak ada seorang nabi yang tidak menggembalakan kambing”.ada yang bertnya :”engkau juga ,wahai Rasululah?”.beliau menjawab ,”ya ,aku juga”.
Selain etos kerja bagi umat islam yang telah dijelaskan di atas, umat muslim harus memperhatikan tentang prinsip – prinsip dalam kerja. Yaitu haruslah memperhatikan tanggung jawab, Komitmen yang digunakan untuk dasar dalam bekerja, prinsip memberi dan mendapatkan.
Setelah kita menerpakan semua unsur – unsur yang harus kita terapkan dalam kita melaksanakan semua pekerjaan, maka kita telah menerapkan apa yang telah di ajarkan oleh Rasululah SAW. Dan mudah – mudahan kita mendapatkan ridha dari Allah SWT untuk hidup bahagia dunia dan akhirat kelak nantinya.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment